spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Nelayan Desa Kletek Malaka Keluhkan Kelangkaan BBM Subsidi Jenis Solar

MALAKA amorpost.id – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Malaka memantik reaksi dari nelayan di Desa Kletek, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Para nelayan kesulitan mendapatkan BBM jenis solar belakangan ini padahal sudah menyampaikan secara langsung kepada empat anggota DPRD Kabupaten Malaka yang turun ke lapangan menemui mereka.

Ungkapan kekecewaan itu disampaikan perwakilan nelayan di Desa Kletek seperti Ando, Abdul Kadir, Haikal, dan Manengkos Sangaji kepada media pada Rabu 14 Oktober 2026. 

Nelayan Desa Kletek ini mengaku pernah didatangi empat anggota DPRD Malaka untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi nelayan salah satunya soal ketersediaan solar.

Menurut para nelayan, saat pertemuan itu berlangsung, mereka telah menyampaikan secara terbuka kendala yang dihadapi ketika membeli BBM di SPBU. 

Namun, setelah mendengarkan berbagai keluhan dan meninggalkan lokasi pertemuan, para anggota DPRD itu disebut tidak kembali menemui mereka untuk menindaklanjuti persoalan yang telah disampaikan.

“Waktu mereka datang, kami sampaikan keluhan itu dan berbagai kebutuhan kami sebagai nelayan. Tetapi, setelah mereka mendengar dan pulang, sampai hari ini tidak ada satu pun yang muncul lagi,” ungkap para nelayan.

Mereka berharap wakil rakyat dapat membantu mencari solusi agar nelayan yang telah memenuhi persyaratan administrasi dari Dinas Perikanan memperoleh akses BBM bersubsidi secara layak dan tidak terus-menerus menghadapi kesulitan ketika hendak melaut.

Para nelayan ini menilai, persoalan yang berkaitan langsung dengan mata pencaharian masyarakat seharusnya tidak berhenti pada kegiatan mendatangi warga dan mendengarkan keluhan.

Tetapi diperlukan langkah nyata untuk menelusuri persoalan, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta memastikan adanya penyelesaian yang dapat dirasakan masyarakat.

“Makanya, kami kadang sama-sama membicarakan bahwa mereka yang DPRD ini datang ketika ada maunya atau saat momentum politik saja. Setelah mendapatkan suara dan jabatan, lalu menghilang dan tidak muncul lagi,” keluh mereka.

Para nelayan Kletek berharap empat anggota DPRD yang pernah menemui mereka dapat kembali hadir untuk menjelaskan perkembangan penanganan keluhan yang telah disampaikan.

Mereka juga berharap anggota DPRD lainnya turut memberi perhatian terhadap persoalan yang selama ini membebani nelayan kecil.

Selain DPRD, perhatian juga diharapkan datang dari Pemerintah Kabupaten Malaka, Dinas Perikanan, dan pengelola SPBU agar mekanisme pelayanan pembelian solar bersubsidi bagi nelayan yang memenuhi persyaratan dapat berjalan dengan jelas dan adil.(Inn Tety)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles