
Malaka, Amorpost. Id— Pemerintah Kabupaten Malaka terus melakukan pembenahan sektor pendidikan melalui pendataan langsung terhadap kondisi sarana dan prasarana (Sarpras) pendidikan di sekolah.
Upaya tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Malaka melalui Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), dengan menghadirkan para pengawas sekolah, kepala sekolah, serta operator sekolah jenjang SD dan SMP dalam pertemuan di Rumah Jabatan Wakil Bupati Malaka, Senin (14/9/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan berbagai kekurangan di sekolah dapat diketahui secara jelas dan dicarikan solusi secara bertahap dan sudah berlangsung selama Empat Hari hingga semua data benar benar terubdate dengan baik.
Pendataan tersebut dinilai penting agar kebijakan pembangunan tidak hanya berdasarkan laporan di atas kertas, tetapi benar-benar berangkat dari kebutuhan sekolah di lapangan.Wakil Bupati Malaka HMS yang ditemui Amorpost. Id di sela-sela kegiatan mengatakan, pemerintah akan terus menggenjot pembangunan di Kabupaten Malaka pada semua lini, termasuk sektor pendidikan.
“Kita akan terus menggenjot pembangunan di Malaka, di semua lini. Yang kurang kita tambah, yang tidak baik kita perbaiki, yang sudah baik kita pelihara agar tetap baik,” ujar HMS.
Menurutnya, pembenahan pembangunan membutuhkan proses dan tidak dapat dilakukan secara instan. Karena itu, pemerintah terus membangun komunikasi dengan pihak sekolah untuk mengetahui kebutuhan secara lebih terukur dan menentukan langkah yang tepat.
“Semua butuh proses. Karena itu kita terus bekerja, kita data, kita lihat kekurangannya dan kita cari solusi,” katanya.
HMS menegaskan, Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran (SBS) bersama Wakil Bupati HMS akan terus bekerja untuk kepentingan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati SBS dan Wakil Bupati HMS akan terus bekerja untuk rakyat,” tegasnya.
Pertemuan yang melibatkan pengawas, kepala sekolah dan operator sekolah ini diharapkan mampu menghasilkan basis data pendidikan yang lebih akurat, sehingga kebutuhan setiap sekolah dapat dipetakan dan menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan ke depan.Bagi pemerintah, data bukan sekadar angka.
Data menjadi pijakan untuk mengetahui apa yang masih kurang, apa yang harus diperbaiki dan apa yang harus dipertahankan agar pelayanan pendidikan di Kabupaten Malaka terus bergerak ke arah yang lebih baik.#ynntety



